blog

Fakta-fakta Unik Tanaman Nepenthes

Posted On March 11, 2015 at 8:58 am by / No Comments

Nepenthes ialah tanaman karnivora yang dikenal juga dengan nama kantong semar. Kenapa disebut tanaman karnivora? Karena tanaman ini hdup dengan memangsa serangga yang lewat di depannya. Cairan yang beraroma manis dengan bentuk kantong yang berwarna kemerahan kerap membuat serangga tertarik mendekatinya. Saat mendekat, dan akan menghisap cairan dari kantong, serangga itu kan tergelincir masuk karena licin. Setelah itu, kantong semar akan mencerna seranggga yang diubahnya menjadi nitrat.

Kantong semar memiliki 130 spesies yang tersebar di dunia. Tanaman ini dibagi menjadi 3 type, yaitu: tipe yang bisa hidup di dataran rendah, tipe yang bisa hidup di dataran tinggi, dan satu lagi tipe yang bisa hidup di dataran tinggi dan rendah. Tetapi biasanya, tanaman kantong semar hidup di lokasi tropis dengan suhu kelembapan yang tinggi. Di Indonesia sendiri sudah ditemukan sekitar 85 spesies nephentes dan termasuk tanaman langka yang dilindungi. Bagaimana dengan tanaman kantong semar yang dijadikan tanaman hias? Kantong semar yang dijual sebagai tanaman hias umumnya diambil dari tempat penangkaran, bisa berupa biji, atau bibit yang masih muda.

(http://www.teruskan.com/wp-content/uploads/2014/11/semar.jpg)

Nepenthes dan Fakta Uniknya

Setiap tanaman mempunya fakta unik seiring dengan keberadaannya yang menarik perhatian. Contohnya, seperti tanaman nephenthes ini. Selain memiliki banyak manfaat, terkadang tanaman ini juga ditakuti oleh sebagian orang.  Sebutan tanaman karnivora begitu melekat pada dirinya sebagai pemakan daging dan bukan serangga. Padahal sebenarnya tanaman ini tidaklah menakutkan. Berikut enam fakta unik dari tanaman kantong semar:

  1. Mempunyai nama nama panggilan berbeda di setiap daerah. misalnya di Bangka disebut Ketakung, di Riau disebut Periuk Monyet, dan lain-lain,
  2. Akar kantong semar yang direbus bersama cairan dapat dipakai sebagai obat sakit perut. Selain itu, cairan yang ada pada kantong semar jenis Gymnamphora juga bisa diminum karena memiliki Ph netral 6-7,
  3. Bibir kantong semar yang berwarna merah berperan untuk menarik mangsa seperti serangga, semut, atau anak kodok,
  4. Mangsa kantong semar berbeda-beda tergantung jenis. Contohnya jenis Albormaginata lebih menyukai rayap dan jenis Mirabilis suka memangsa semut. Ada juga kantong semar yang memakan kotoran burung seperti Lowii atau yang melahap daun-daun yang sudah gugur seperti Ampullaria,
  5. Tanaman kantong semar dapat tumbuh sampai 20 meter dengan merambat pada tanaman lain yang tumbuh di atasnya,
  6. Dapat dijadikan sebagai indikator alami pada iklim.

Tanaman nephenthes memang bisa disebut sebagai tanaman karnivora yang unik. Terlihat indah di luar, tapi berbahaya bagi serangga. Akan tetapi, tanaman ini juga memilki banyak penggemar. Mungkin dikarenakan sifat uniknya tersebut. Tidak heran jika kemudian tanaman ini menjadi tanaman hias dengan harga yang relatif mahal.

Tanaman Nepenthes Untuk Tanaman Hias Didapat dari Penangkaran

Tanaman kantong semar, jika dibandingkan dengan tanaman lain harganya relatif lebih mahal. Satu bibit saja, harganya bisa berkisar antara 50-150 ribu tergantung jenisnya. Bahkan ada juga yang harganya bisa mencapat satu juta. Tanaman yang dijadikan tanaman hias biasanya diambil dari budidaya atau penangkaran, dengan ciri-ciri bagian tubuhnya bersih dan mudah dikembangkan. Jika mengambil dari alam, penjual atau pembelinya dapat dikenakan sanksi hukum yang telah ditetapkan. Karena itu, penjual tanaman hias, tidak mau mengambil resiko mengambil tanaman nephenthes dari alam. (http://2.bp.blogspot.com/-50JGHItH3xM/Uwke-XaP6NI/AAAAAAAAMdc/9XAaO4gyUA4/s1600/ks.jpg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X